Clif membaca berulang-ulang dua puisi yang sejak kemarin mondar-mandir di dalam pikirannya. Puisi San dan puisinya sendiri. *** Kupu-kupu di Dalam Kotak Kaca Kuketuk kotak, kuketuk Kau dengar, kau pasti dengar Suara-suara di luar Berisik. Beruntunglah engkau aman Di dalam kotak, bening Nikmati cahaya dan segala yang ada Meski terkurung, kau tetap rupawan. (San, 2021) *** Puisi San, dengan ilustrasi seorang laki-laki memegang kotak kaca berisi kupu-kupu. *** Kupu-kupu di Dalam Kotak Kaca Aku dengar kau mengetuk Dari dalam, aku melihat ke luar Penasaran Ada apa di sana. Aku tahu kau jaga aku Entah dari apa saja, aku tak tahu Di sini memang aman Terlalu aman, bahkan. Aku bernapas, tapi seperti tak bernapas Hidup, tapi seperti tak hidup Aku tahu kau jaga aku Entah da

