2025 (6)

1618 Kata

"Kemarin itu, Mom, ada yang nanyain Papa," bisik Sasikirana pelan, suaranya hampir tenggelam oleh suara kipas angin yang berputar di sudut ruangan. Anne, yang saat itu sedang duduk di sofa sambil mengecek ponselnya, langsung mengalihkan perhatian ke putrinya. Keningnya berkerut dalam, matanya menyipit penuh selidik. Ia sudah menduga, mengingat siapa suaminya—Hamas, pria tampan yang kini menjabat sebagai Menteri Kesehatan di bawah kabinetnya Pandu, seorang tokoh politik yang namanya sudah dikenal luas sejak masih menjadi anggota DPRD Kota Depok. Pesonanya memang sulit diabaikan, baik secara intelektual maupun fisik. Namun, tetap saja, sebagai istrinya, Anne selalu merasa ada saja perempuan yang mencoba mendekati suaminya. Bukan cemburu berlebihan, lebih ke rasa sebal dan sedikit dongkol se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN