Arka, Dara, dan kedua anak kembar mereka, juga Adam, Adrian, dan Devita. Sudah tiba di Banjarbaru. Mereka menuju rumah Devira lebih dulu. Malam harinya, barulah mereka datang ke rumah Raka, untuk melamar Asifa. Di ruang tamu rumah Raka, kedua keluarga sudah berkumpul. Adrian sebagai ayah Adam, sudah menyampaikan maksud, dan tujuan mereka datang ke rumah Raka, yaitu melamar Asifa untuk Adam. "Bagaimana, Asifa?" Tanya Arka. "Aku belum ingin menikah, Paman. Aku ingin kuliah." "Kamu bisa tetap kuliah, meski sudah menikah. Lihat Asma, lihat Dara. Mereka berdua, masih bisa melanjutkan pendidikan setelah menikah." Arka menunjuk Asma, dan Dara. Asifa menundukan kepalanya. Perlahan, kepalanya terangkat, matanya terlihat melirik Aska. "Boleh aku minta waktu untuk berpikir?" "Bagaimana, Adam?"

