Book 3 EXTRA PART. ARKA 29

823 Kata

Setelah sarapan, Arka sekeluarga berpamitan untuk ke rumah Devira. Di dalam perjalanan, Dara mengungkapkan pikirannya tentang Asifa pada Arka. "Aa." "Hmm.... " "Kenapa ya, kok aku merasa, Asifa terlihat seperti sedang memiliki beban pikiran yang sangat berat," Dara yang duduk memangku putrinya menoleh ke arah Arka yang duduk di sampingnya, dengan memangku putra mereka. "Begitu ya? Apa yang dia pikirkan. Kalau dia menerima lamaran Adam, tidak ada yang perlu dia cemaskan. Masalah pendidikannya, dia masih bisa kuliah nanti. Seperti kamu." "Apa mungkin, dia berat berpisah dengan Asila? Kata Amma, dia ke luar dari pondok Pesantren juga karena tidak bisa pisah dari Asila." "Kalau soal itu, Asila bisa ikut ke Jakarta nanti." "Aku pikir tidak semudah itu, Aa. Asila belum tentu mau ikut. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN