29. Lamaran calon ibu mertua

1514 Kata

Aisyah : Hi, How are you? Maaf jika baru membalas pesan darimu. Aku ingin memberitahu jika sepertinya kamu tidak perlu memperjuangkan aku lagi. Kita sudah mempunyai orang yang harus kita jaga perasaannya kini. Jadi lebih baik perjuangkan wanitamu karena aku akan memperjuangkan lelakiku. “Janu, kumohon maafkan aku dan kembalilah padaku, berilah aku satu kesempatan lagi. Kumohon padamu, hanya satu kesempatan saja Janu, satu kesempatan saja” suara Usman terdengar sangat memohon pada Aisyah agar bersedia kembali pada Usman. “Aku sudah memaafkan kamu, jadi kamu tidak perlu meminta maaf lagi padaku. Lalu.. Lalu kini aku yang akan meminta maaf padamu karena aku tidak bisa memberikan kesempatan apa-apa padamu”   ***   “Ais? Kok bengong?” suara Rendi memecah lamunanku. Lagi-lagi aku teringat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN