Siang ini aku harus menjemput mamaku di rumah teman lamanya. Mama sudah berjanji untuk mengunjungi temannya itu sekalian ingin menengok anak perempuannya yang katanya sedang dalam masa pemulihan dari penyakit Leukemia. Sampai di depan pagar sebuah rumah aku menghentikan mobilku. Kulihat kembali alamat yang dikirim oleh mama, memastikan aku sampai di alamat yang tepat atau tidak. Setelah aku sudah yakin tidak salah alamat, ku lakukan panggilan telepon pada mama. “Hallo Ren..” Mama menjawab panggilan teleponku setelah dering ketiga. “Ma, Rendi sudah di depan pagar rumah teman mama nih” “Oh yasudah tunggu sebentar ya Ren. Mama mau pamitan dulu” Mama mengakhiri panggilan telepon barusan. Aku pun harus menunggu sejenak di depan rumah tersebut. Sekitar 5 menit kemudian mama dan temannya pun

