45. Trauma

1257 Kata

"Ais sayang, besok kita cek ke dokter kandungan ya" dikecupnya kepalaku yang sedang berbantalkan lengan Rendi. "Besok kan belum jadwalnya periksa sayang, nanti saja sesuai jadwal" "Lusa aku berangkat ke luar kota, jadi aku mau kita besok cek kandungan kamu ya" diletakkan tangannya di atas perutku yang belum terlihat membuncit. Ini sudah memasuki minggu ke-11 kehamilanku. "Hmm harus banget ya kamu pergi ke luar kota? Enggak bisa nemenin aku saja disini?" Aku mulai merajuk sambil memeluknya. Rendi mendaratkan kecupan di keningku sedikit agak lama. Lalu bibirnya turun perlahan mengecup hidungku. Kupejamkan mataku sebelum Rendi sampai pada bibir yang sudah sangat siap menerima kecupannya. Namun tiba-tiba hembusan nafas Rendi yang tadinya sangat terasa di wajahku kini menghilang. "Kamu sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN