53. Kehilangan

1320 Kata

“Janu, are you okay?” raut wajah Usman terlihat sangat khawatir padanya. Aisyah tidak menjawabnya namun hanya menundukkan pandangannya. “Maaf.. aku.. mau istirahat. Aku.. mau tidur” sedikit gemetar Aisyah mengatakan hal tersebut pada Usman berharap agar Usman segera pergi. “Kak Aisyah sudah punya suami, kamu sudah tidak boleh mendekati dia lagi. Kalau kamu menginginkan kak Aisyah sekarang itu sudah terlalu terlambat bro!” “Usman, kamu pulang saja sekarang. Aku sudah tidak mau bertemu denganmu lagi. Aku sudah mempunyai suami. Dan aku juga.. aku.. aduuhh sakiitt..” Aisyah merintih kesakitan sambil memegangi perut bagian bawahnya. Lalu Aisyah jatuh berlutut dengan tetap merintih kesakitan.   ***   Di sebuah kamar dengan penerangan yang minim, Rendi sedang duduk sambil menatap foto Aisy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN