49. Sunflower

1345 Kata

Terdengar dari dalam suara kunci yang diputar. Detak jantung Usman menjadi tidak beraturan kini. Dia semakin tegang. Nafasnya diatur agar bisa menghilangkan sedikit ketegangan di dirinya. Kemudian pintu pun terbuka, terlihat tangan berkulit putih langsat yang membukakan pintu tersebut. Mata Usman terpaku melihat sosok wanita yang kini berdiri di hadapannya itu. kemudian bibirnya pun berbisik pelan. “My Janu..” Mata Usman tidak berkedip sama sekali melihat wanita yang sudah berdiri terpaku di hadapannya. Seketika lidahnya menjadi kaku dan tidak bisa berkata-kata. Hal yang sama juga terjadi pada Aisyah yang melihat sosok Usman di hadapannya kini. Aisyah masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Usman seharusnya berada di Pakistan, bukan di sini. Hampir lebih dari 2 menit mereka sali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN