IKYWT - 102

1030 Kata

"Lalu?" "Hanya pelarian," timpalnya dan Latisha diam selama beberapa saat. "Pelarian saat aku tidak tahu harus bicara dengan siapa dan harus bagaimana menghadapinya." Latisha menautkan alisnya bingung. Dan dia mencoba memahami. "Hanya tato?" Jerome diam sebentar. Tampak menimang haruskah dia bicara atau tidak. "Aku merokok." Latisha masih memandangnya penuh arti. Saat Jerome berbalik, memutar kepalanya untuk menatap mata gadis itu di depannya. "Ketiga temanku perokok aktif. Dan aku mulai mencoba. Saat sedang tertekan, menghisap nikotin cukup melegakan." Latisha masih diam. Membuat kerutan pada dahi Jerome terlihat semakin jelas. "Kenapa kau diam?" "Apa ini karenaku?" Jerome terkesiap selama sepersekian detik. Dia tidak bisa mundur lagi. Karena jelas Latisha melihat reaksi spontan i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN