"Mau kemana dokter?" "Cari kroto!" Kairo berdecak dengan pandangan lelah karena menatap dua perawat magang yang terkenal centil itu menyapanya sok asyik. Terlebih dia sedang lelah karena jadwalnya menggunung dan siap meledak sebentar lagi. Kairo melintasi bagian ruang tunggu. Menatap pasien yang semula bertumpuk seperti zombie butuh vaksin penyembuh otak, dan sekarang mulai berkurang. Rumah sakit tidak terlihat seramai pagi tadi. Karena ini waktunya istirahat, jam makan siang. "Mau kemana dokter?" "Ke Rahmatu—," Kairo berdeham saat melihat Dokter Nikita baru saja turun dari mobil sedan silvernya. "—pergi mencari makan siang. Kau sendiri baru datang?" "Jadwal praktik jam setengah satu. Datang setengah jam lebih awal tidak apa, kan?" Kairo mengangguk kaku. Memandang dokter cantik itu d

