IKYWT - 44

1061 Kata

Oda menoleh ke belakang kursi dan menemukan pasangan lansia masih duduk, bersama ibu dan anak yang tampak acuh, tidak peduli dengan siapa dirinya. Dan kembali pada Alana. "Kau melihatku baru saja keluar dari ruangan dokter kandungan, bukan?" Alana menelan ludahnya gugup. Saat pandangan Oda seakan ingin membelah tubuhnya menjadi dua. Bukan tatapan seperti ini yang ingin Alana dapatkan dari pria itu. "Aku tidak peduli." Oda tidak kalah begitu saja. Saat dia menarik tangan Alana yang bersiap pergi, mencengkramnya dengan kasar. "Andai saja kau bicara, kau tahu berhadapan dengan siapa nanti." "Kau ini kenapa?" Alana menepis tangan pria itu dari tangannya. Menatap Oda tak kalah tajamnya dengan napas memburu. "Aku sudah bilang, aku tidak peduli." Seringai Oda melebar angkuh. Dia tahu gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN