"Hah?" Deburan keras suara Oda yang memecah sepi di dalam ruangan membuat Rain tersentak dan Zaka mengangkat fokusnya dari buku bacaan untuk menatapnya. "Lana pindah ke agensi Latisha?" "Serius?" Zaka buru-buru menutup bukunya. Mencuri ponsel Oda dari tangan dan membaca sekilas berita yang Dispass berikan bersama klarifikasi Red Maroon Entertainment yang membenarkan hal tersebut. "Ish! Parah! Tapi tidak apa. Daripada dia masuk ke agensi kita?" Rain mendesah. "Akan kutendang Sugus dari sini." Zaka terkekeh dan Jerome mengerutkan alis. "Aku tiba-tiba kasihan dengan Latisha," ujar Ren yang sejak tadi diam. Lebih larut dalam kertas-kertas berisi jadwal manggung dan iklan member Black Death di masa depan. "Dia sudah sukses. Tapi sandungan terbesarnya ada pada mulut dusta Lana. Kalau dia

