Rupanya usaha Hiroito Tamara kepingin punya menantu secantik dan sebadai Magna Latisha masih dalam tahap usaha. Hasilnya belum terlihat, tapi kegigihannya dalam berjuang patut diberi apresiasi. Bagaimana tidak? Mengesampingkan fakta kalau dia sempat degeun-degeun pada Magna Liam semasa muda sebelum bertemu suaminya sekarang yang membuatnya jatuh cinta hingga ke palung laut rasanya. Mendengar kalau si perempuan kelas atas bermulut silet akan datang di pertemuan antar geng sosialita ini membahas amal dan yayasan, Tamara terburu-buru datang. Terima kasih pada Nata, asisten kebanggaannya yang punya telinga dimana-mana. Termasuk mendapat colongan informasi jadwal wanita itu untuknya. "Asha, kenapa lama sekali?" Gerutuan Tamara membuat menantunya tersenyum maklum. Dia menatap Mercedes yang be

