Molly menyeruput sampai habis minumannya. Setelahnya, Molly langsung mengusap perutnya yang sudah tegang. “Haaah… ini baru namanya kenikmatan hidup. Kenyang.” Kata Molly tanpa malu sedikitpun. Kenzo tertawa kecil melihat tingkah Molly yang tidak ada jaim sedikitpun. “Kau benar-benar menikmatinya.” “Ya.. ini karena aku sudah terlalu lama tidak makan di luar.” jawab Molly sambil meraih tisu. Tepi bibirnya dibersihkan. “Begitu? baiklah, kalau begitu kau bisa buat jadwal untuk makan di luar.” Mata Molly langsung cemerlung menatap Kenzo. Tidak lama setelahnya dia tertawa, “Tidak perlu. Aku hanya bercanda.” Ujarnya dengan masih tertawa. “Aku sudah berucap, tidak bisa ditarik kembali.” “Tapi…” Belum selesai Molly berucap, Kenzo langsug memanggil pelayan. “Pelayan.” Molly sekedar men

