Jam mnunjukkan jam 04.45 subuh, Molly sudah di bangunkan oleh alarmnya. Karena jarak sekolahnya yang jauh maka dia harus bersiap-siap jauh lebih awal. Dengan mata yang masih terpejam Molly meraih jam wakernya yang sedari tadi ribut bersenandung sangat mengganggu telinga. Molly mematikannya, agar telinganya lebih bisa tenang dengan suasana subuh yang tenang ini. Dia kembali merebahkan diri sejenak, lalu bangkit lagi. Dia berjalan seperti zombie yang sempoyongan menuju kamar mandi. Masih sangat mengantuk, mataku perih, kapala ku pusing. Aku bahkan tidak bisa tidur dengan nyenyak karena si iblis Kenzo itu. Meskipun aku telah mematikan ponselku, tapi wajah menakutkan dan mulut kurang ajarnya itu masih saja di terekam jelas di otakku. Aku bahkan sampai bermimpi karena dia. Huhu.. kenapa hidu

