“J-JB…” bergetar suara Molly memandang sebuah kalung dengan aksen bunga dan di penuhi oleh permata-permata indah. Bagaimana ceritanya ini? Molly mulai berfikir dan mengira-ngira. Jangan-jangan JB salah menaruh? atau dia lupa mengambilnya waktu itu. Aduuh.. JB pasti sudah kehilangan. Eh, tapi... Molly terdiam sejenak. “JB mau kasih sama siapa?” kalung tersebut kembali dilirik. Molly sangat yakin bahwa kalung ini bukan kaleng-kaleng. Pasti mahal. Mata Molly sedikit menyipit ketika melihat gulungan kertas kecil yang yang tertanam di busa kotak itu. Auku lihat tidak ya? monolog hati Molly. Karena rasa penasarannya, akhirnya Molly ambil juga. perlahan kertas itu dia buka dan baca. What? Mata Molly terbelalak hingga seperti biji matanya mau keluar. Mana tidak? di kertas itu tertulis: “I LO

