Jupri dengan senyum yang mampu melelehkan setiap hati wanita, kini meraih tanganku dan membawa ke bagian tubuhnya yang bidang. Dalam hati aku ragu, pria yang dulu adalah kakak kelas sekarang berada tepat di sampingku dengan tangan kekar menggengam erat. Seperti mendapatkan Setetes Embun yang menyejukkan, mataku berembun memenuhi penglihatanku. “Kamu harus kuat, kamu pasti bisa! Aku yakin, Khusna adalah sosok girl power untuk anakmu kelak. Apa yang kamu alami bersama dengan kakak kamu, Surti. Itu sudah menjadi garis hidupmu. Tinggal bagaimana kamu bisa melewati cobaan itu. Tetapi mendengarkan ceritamu secara tidak sengaja tadi, aku pikir Surti kakak kamu juga kena peletnya Yudi. Kita tidak berburuk sangka, tapi rasanya aneh jika sikapnya tiba-tiba berubah dengan kamu,” jelas Jupri melepas

