Keputusan Arga Yang Cukup Mendebarkan

1064 Kata

Malam harinya, selepas makan malam. Arga langsung masuk ruang kerjanya, sedangkan Hana menunggunya di kamarnya, duduk santai di atas ranjang sambil memainkan hpnya. Sedangkan Arga, ia masih harus menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk, jam sebelas malam, barulah Arga keluar dari ruang kerjanya dan menghampiri istrinya yang tengah memainkan hp nya. “Belum tidur, Sayang?” tanyanya lembut sambil naik ke atas ranjang lalu duduk di samping Hana. Hana pun langsung merebahkan tubuhnya dan menaruh kepalanya di paha sang suami. Ia juga menaruh Hp nya agar tak menganggu percakapannya malam ini. “Belum, aku gak bisa tidur kalau gak peluk Mas Arga,” jawabnya. Ia mulai mengawali dengan kata-kata manis. “’Hmm udah mulai terbiasa ya, tidur di pelukanku?” goda Arga membuat Hana mengangguk dengan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN