Hana menangis, ia pergi menuju sebuah masjid, karena ia bingung mau pergi ke mana. Ia mau pulang ke rumah, tapi di sana ada Mama mertuanya, ia harus bilang apa kalau sampai Mama mertuanya melihat ia yang tengah bersedih. Sedangkan ia tak mungkin pulang ke rumah orang tuanya, karena ia tak mau membuat kedua orang tuanya khawatir. Dan ia juga tak mungkin mengganggu Keyla jam segini, karena Keyla masih kerja. Akhirnya ia memilih memutuskan untuk pergi ke Masjid, hanya saja ia gak masuk, karena ia lagi datang bulan. Ia hanya duduk di rumah Allah dan berdoa dalam hati. “Ya Allah Ya Rabb, berikan aku kesabaran yang lebih untuk bisa menghadapi sifat suamiku. Ya Allah, aku percaya Engkau tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hambaNya,” ucap Hana, tanpa ia tahu seseorang mendengar doa

