Saat ini Revan dan Hana pun tengah duduk berdua, namun tetap ada jarak di antara keduanya bahkan Hana juga menaruh tasnya di tengah-tengah mereka. “Hana, bagaimana kabar kamu? Maaf ya aku jarang ada waktu buat kamu,” ucap Revan merasa bersalah. “Kabar aku baik, Kak. Aku mengerti kok kenapa Kakak jarang ada waktu buat aku dan aku memakluminya,” jawab Hana tersenyum. “Oh ya ini buku tabungan kita, Alhamdulillah uangnya sudah hampir terkumpul. Tunggu sebentar lagi ya, aku akan melamarmu. Uangnya sudah cukup buat beli rumah dan buat modal kita nantinya buka usaha,” ujar Revan sambil memperlihatkan buku tabungan yang sudah hampir menyentuh dua miliar. Melihat hal itu Hana hanya tertawa getir, dulu uang itu hanya sebesar 60 juta tapi sekarang sudah hampir menyentuh dua miliar. “Kamu mau bel

