Detik-Detik Yang Mendebarkan

1126 Kata

Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh Arga. Yah sejak kemarin ia bahkan gelisah menunggu hari ini tiba. Pasalnya, Hana sudah berjanji bahwa ia akan memutuskan pacarnya. Bahkan Arga sampai rela gak masuk kantor, karena ia ingin melihat secara langsung Hana memutuskan pacarnya itu. “Han, kamu gak ingkar janji kan?” tanya Arga. “Ingkar janji, maksudnya?” tanya Hana yang tak faham dengan apa yang di tanyakan oleh Arga. “Bukankah kamu mengatakan kalau kamu akan mutusin pacarmu hari ini?” “Astaugfirullah, aku lupa. Bentar, Kak. Aku telfon Kak Revan dulu,” Hana pun buru-buru mengambil Hp nya dan menelfon Revan. Setelah berbunyi ‘tut’ tiga kali, barulah Revan mengangkat telfonnya. “Assalamualaikum, Yank,” sapa Revan lebih dulu. “Waalaikumsalam, Kak. Oh ya apakah hari ini Kakak ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN