Keesokan harinya, sehabis sholat shubuh. Hana mengajak suaminya untuk jalan kaki bersama, bergandengan tangan menyusuri jalan sekitar rumahnya. Arga pun tak menolaknya, ia malah senang karena Hana berusaha untuk terus mengakrabkan dirinya. “Kita seperti orang pacaran ya, Mas. Tapi versih halalnya,” ucap Hana sambil menggengggam tangan suaminya. “Iya, ternyata pacaran versih halalnya itu enak ya,” sahut Arga. “Iya, dong. Kan sudah halal, jadi bebas mau ngapain, malah setiap kita bersentuhan gini, kita dapat pahala loh, Mas. Menggenggam tangan, saling tatap-tatapan, ciuman bahka pelukan pun ada pahalanya, beda kalau pacaran sebelum nikah. Jangankan genggaman, saling tatap-tatapan penuh nafsu pun sudah berat dosanya,” ujar Hana, ia jadi keingat kemarin saat ia menggenggam tangan Revan saa

