Sore hari Arga pulang ke apartemen. Namun sesampai di sana, Hana malah tak ada. Ia pun merasa kesal, karena menganggap Hana seorang wanita yang suka keluyuran. "Ck ... Katanya wanita sholehah. Tapi keluar, malah gak izin," gerutunya kesal sambil membuka dasinya. Ia juga melempar jasnya ke sembarang arah. Dan membuka dua kancing kemeja yang rasanya terasa sesak. Sejak bertemu Revan, entah kenapa membuat dirinya merasa kesal dan emosi. Apakah karena Revan, kekasih istrinya jadi ia merasa panas. Hah, entahlah. Saat suasana hatinya bahkan masih tak nyaman, tiba-tiba saja pintu apartemen kebuka dan ia melihat istrinya yang menenteng dua kantong kresek di tangan kanan dan kirinya. "Dari mana?" tanya Arga datar. "Beli sayur sama daging di supermarket, di lantai bawah," jawabnya sambil men

