Sehabis sholat dhuhur, Arga keluar dari kamar dan ia melihat semua ruangan sudah bersih seperti sedia kala. Ia melihat Hana yang tengah memegang Hp nya dengan tatapan kosong. Arga pun menghampirinya, namun tak membuat Hana sadar, ia pun akhirnya menepuk lengan Hana, membuat Hana langsung terlonjat kaget dan langsung melihat ke arah Arga. “Jangan suka bengong, aku tak mua ada orang kesurupan di apartemenku,” ucap Arga memperingatkan. “Maaf,” ucap Hana membuat Arga berdecak sebal. “Bisa gak sih, jangan minta maaf terus. Bosen aku dengernya. Oh ya aku mau ke kantor, kalau kamu mau di sini, silahkan.” “Loh emangnya Kak Arga sudah sembuh?” tanya Hana. “Kalau aku gak sembuh, tak mungkin aku pergi,” sahutnya. “Tapi ….” “Apa, kamu mau ikut?” tanyanya. “Enggak, soalnya aku bawa mobil Mama

