Dalang

1041 Kata

Ahmad POV Tidak seperti biasanya ketika aku pulang pintu rumah tertutup, biasanya bada ashar istriku sedang menyirami bibit tanaman di halaman depan rumah. Pintu yang masih terkunci semakin membuatku penasaran kemana istriku pergi, padahal terakhir dia mengirim chat sedang bersiap-siap pulang diantar Nita. Begitu mengucapkan salam aku langsung memasuki rumah menuju kamar berharap istriku ada di sana, tetapi nihil. Di kamar, di dapur, di musala dan di halaman belakang tidak juga kutemukan keberadaan Salamah. Di rumah kami tidak ada telepon rumah, ponselku pun tertinggal di kedai Bakso waktu di traktir Reza. Aku bergegas kembali ke sekolah terburu-buru karena ada customer yang minta diantar kerupuk kulit dengan segera dan meninggalkan ponselku di meja tempat aku makan. Mungkin Salamah se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN