Ibu Mertua

1067 Kata

Salamah yang sudah mendengar cerita tersebut dari mulut Ahmad langsung, hanya bisa diam mendengarkan Meri hingga tanpa ia sadari air mata merembes di pelupuk mata Salamah. Entah itu efek mengupas bawang merah selalu membuatnya berderai air mata atau memang karena hatinya tersayat mendengarkan cerita Meri. "Ya Allah Teh, maaf kalau ucapan ibu melukai hati Teteh," ucap Meri melihat Salamah menangis. Dia segera mengambil sekotak tisu yang terletak di meja dapur yang bisa dijangkau dari tempatnya duduk. “Ibu hanya nggak ingin teteh denger cerita ini dari orang lain. Nanti kesannya ibu menutup-nutupi,” lanjut Meri memberi penjelasan pada Salamah dengan mengusap lengan sang menantu. "Enggak kok Bu, ini loh, Ibu cerita pas banget aku ngupas bawang," elak Salamah yang langsung meletakkan pisau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN