Pijatan Daimah hampir membuat Salamah tertidur karena rmerasa begitu rileks hingga Daimah menyuruhnya duduk untuk memijat leher dan kepalanya. "Pengantin baru mah harus sering-sering minum jamu, Nok, kalau jalan sudah gak nyaman ya langsung dipijat biar gak keterusan sakitnya," pesan Daimah setelah menyelesaikan memijat kepala Salamah, bagian terakhir yang dia pijat. Salamah menyerahkan selembar uang lima puluh ribu sebagai upah pijat kepada Daimah. “Terima kasih, Semoga lekas sehat ya nok. Uwa mau numpang cuci tangan nok.” Daimah memperlihatkan tangannya yang tampak mengkilat karena handbody yang bercampur dengan minyak kelapa yang digunakan untuk memijat Salamah. “Mari Wa, Saya antar,” tanggap Salamah yang langsung berjalan ke arah kamar mandi yang terletak di pojok dapur, menunjuka

