Suasana yang semula kacau, kini mulai berangsur tenang. Semua ini bukan karena tuan Arion dan Lukas sudah berteman, tapi karena keduanya kelelahan dan sama-sama berusaha untuk menenangkan diri. 'Tak lama, terdengar suara langkah kaki dan ketukan santun dari luar, seperti sebelumnya. Tuan Arion berusaha untuk mengangkat pundaknya dan duduk dengan b****g yang masih melekat pada lantai. "Maaf, permisi Tuan," ucap office boy yang tadi membuatkan sarapan untuk tuan Arion. Saat sudah masuk ke dalam ruang kerja tuan Arion, ia tampak begitu terkejut karena melihat tuan mudanya sudah terluka dan terduduk di lantai. "Astaga, Tuan muda." Office boy tersebut segera meletakkan sarapan di atas meja kerja. "Apa yang terjadi pada Anda?" tanyanya sambil berjalan cepat ke arah tuan Arion. Kemudian ia lan

