Reno menuntut jawab

1117 Kata

Wildan pamit dan memberikan waktu bagi Clara untuk memikirkan saran darinya. Setelah melajukan mobilnya dengan cepat kembali menuju pulang, ponselnya berdering. Sekilas Wildan melirik ke arah ponsel yang ia berdirikan di dasboard. Tertulis nama Lolita di layar ponsel. Jari Wildan dengan cepat mengusap layar mengarahkannya ke logo telpon berwarna hijau tanda panggilan di terima. “Halo!” Wildan bersuara. Panggilan ponselnya di loud speaker. “Ada apa Lol?” “Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin menelponmu. Apa aku harus mempunyai masalah dulu baru boleh menghubungimu?” Wildan tersenyum simpul, walaupun Lolita tak dapat melihat senyuman yang terhias di wajahnya. “Tentu saja tidak ....” “Aku baru lihat situs lambe berkah di i********:. Hebat ya kekasihmu itu. Dia terus menjadi pusat perhati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN