“Aku menunggu jawabanmu ...!” hardik Reno. Clara mengatupkan bibirnya sebentar. Ia meremas telapak tangannya sendiri. “Iya, Diva adalah anakku ...,” jawabnya kemudian. Kedua mata Reno membulat. Apa yang ia duga selama beberapa hari ini ternyata memang benar. “Apa ...? Jadi benar apa yang aku pikirkan. Diva anakmu?” Clara menganggukkan kepalanya pelan. “Ya, dia adalah anakku ... Apa dengan begini kamu merasa puas?” Sekujur tubuh Reno seraya beku dan mati rasa karena kenyataan yang baru saja ia dengar. “Dan siapa ayah biologis Diva?” tanya Reno dengan jantung berdegup kencang. Clara menghirup udara dalam -dalam sebelum menjawab. Ia sudah putuskan untuk membongkar rahasia yang telah ia simpan rapat bertahun-tahun lamanya ini. “Menurutmu jika aku melahirkan bayi lima tahun yang lalu, sia

