Nayang mengerutkan kening ketika menyadari Dimas terfokus ke salah satu titik," Ada apa?" diikutinya arah pandangan Dimas, menemukan Rei tengah berbincang dengan beberapa orang termasuk Manager Arganta. " Sassy?" guman Dimas ragu. " Sassy? Yang terjebak friendzone?" Dimas menatap Mayang lalu mengangguk," Masa lalu. boleh aku menyapanya?" Nayang tertawa," Tentu saja, aku penasaran gadis seperti apa yang bikin Dimas Anggara minder." ujarnya sambil.mengikuti langkah Dimas. " Kok gak cemburu?" Dimas merengut. Nayang tergelak," Setidaknya aku kamu perjuangkan dengan nyata, bukan mengharap dalam diam." Dimas tersenyum," Aku tidak salah menempatkan hati." Nayang mencibir," Lagipula.... lelaki disampingnya posesif banget." " Jangan iseng." Tukas Dimas melihat sinar jahil dimata Nayang.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


