Batin Laras remuk redam dibuatnya. Sesuap nasi beserta sambal yang sejak tadi bersarang dimulut seakan sangat sulit ditelan. Rasa pedas yang membakar mulut dan lidah pun, sepertinya masih kalah dengan panas di hatinya yang sedang mendengar adegan suap-suapan di atas meja itu. Laras berusaha keras membungkam mulut agar suara tangisnya tak terdengar. Sikapnya begitu manis dan terdengar sangat romantis. Ryan memang sosok pria yang hangat dan peduli sesama. Sikap dan perhatiannya membuat para wanita mudah terhipnotis. Itulah yang Laras tidak sukai. Apa yang dilakukannya selalu terasa tulus dan sepenuh hati. Meski semua tak selalu berarti cinta antara lawan jenis bagi Ryan, tapi tetap saja, hal itu membuat banyak wanita jadi terpesona, ada juga yang salah mengartikan dan jatuh hati padanya. “

