"Bhuhahaha." Tawa membahana keluar dengan kurang ajarnya dari mulut kedua temannya itu. Leo merengut, menekuk wajahnya marah. Dia niatnya cerita tuh lagi cari pendukung, bukan malah diketawain. "Tawa aja lo berdua. Puas-puasin lo." Leo menggerutu pelan. Barang-barang di atas meja berserakan ke mana-mana karena aksi kemarahan Leo. Semuanya di buang ke lantai. Map, buku-buku, figura foto Leo dan adiknya, sampai pecah. Tadinya Leo juga mau ngelempar komputernya, tapi ditahan sama Bastian. Sayang kali, belum lunas cicilannya. Yailah. Otak lo, Bas. Ck. "Gue jadi penasaran sama babysitter-nya, Jona," Bastian menyahut. Ishela ikut manggut-manggut. "Seumur hidup gue ya nih, Le, nggak ada orang yang berani ngelawan lo. Kecuali Tante Angela, sama Om Mark. Eh, tapi ini cewek gokil lho. Dia s

