Seperti biasa, setiap pagi Ryani akan disibukan mengurus Jona, dan... Tentunya Leo si Mr.Galak. Pagi-pagi begini tuh orang belum bangun,padahal jam udah nunjukin pukul tujuh pagi. Nggak biasanya, gumam Ryani sambil mengaduk-aduk kuah sop di dalam panci. Ia meringis pelan.Duh, ngapain mikirin Leo yang jengkelin. Sebodo amat sama dia yang udah bangun kek, belumbangun kek. Bodo amat! Yang penting dia happy tanpa gangguan si Mr. Galak itu. "Aunty..." Ryani merasa ujung seragam baby sitternya tengah ditarik-tarik. Ryani menundukan kepalanyaguna melihat sosok di bawah sana. Mendengarpanggilan 'Aunty' Ryani sudah bisa menebak siapa pemilik suara baru saja. Ryani mau takmau tersenyum melihat keponakan si Mr. Galak tengah mencebikan bibirnya lucu, matanya mengerjab, membuat Ryani ingin menarik

