Seharian berjalan-jalan di mall, makan, belanja, berjam-jam berada di tempat bermain membuat Leo dan Ryani kelelahan. Bagaimana nggak, Rion merengek menolak untuk pulang, tidak mau beranjak dari tempat bermain. Rion memang anak yang aktif. Semua permainan di sana ingin dijajalnya. Ryani masih berusaha membujuk Rion sekali lagi, cukup lama dan agak alot memang. Ryani berusaha sesabar mungkin, Rion ini tidak bisa dikasari. "Kita pulang ya ganteng? Udah malem nih..." Ryani menunduk, mengusap puncak kepala bocah lucu nan menggemaskan itu. Beda dengan Rion, Jona sedari tadi merengek meminta pulang. Tubuh kecilnya meliuk-liuk digendongan Leo. Tangan kecilnya mencengkram bahu Leo, lalu menyembunyikan wajahnya di balik lekukan leher papanya. "Papa... Pul...ang..." Jona merengek lagi. "Rion.

