Kenan menatap Daddynya dalam diam dan menghembuskan napasnya pelan. "Kenan juga tidak pernah mengatakan ini. Tapi Kenan bahagia, Dad. Dan Kenan juga sangat menyayangi Daddy. Maaf, Kenan tidak tahu ada hal-hal rumit semacam Ini." "Kemarilah, Dad ingin memelukmu." --- Kenan segera melepaskan pelukannya begitu mendengar pekikan nyaring dari arah atas, dan di sanalah Mommynya berdiri dengan piyama dan rambut kusut, karena baru bangun tidur dan sedang menatapnya penuh minat lalu bertepuk tangan heboh. "Daddy sama Kenan sweet banget. Ih, gemeees.," pekik Febi girang sendiri. Kenan langsung membuang muka karena respon Mommynya itu. Seolah-olah tidak terjadi apa-apa, Kenan berdiri dan berjalan ke arah Febi dan memeluknya sekilas. "Good afternoon, Mom," ucapnya datar dan berlalu ke lan

