Langit Jakarta tampak kelabu, seolah mengerti bahwa hari ini bukan hari biasa bagi semua orang yang bekerja di gedung kaca Nusantara Capital Management Group. Dari luar, bangunannya terlihat megah dan kokoh, tapi di dalamnya… suasananya seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja. Nada berjalan cepat menuju lantai tiga belas, tempat rapat mendadak yang dipanggil Surya akan dilaksanakan. Tumit sepatunya terdengar jelas memantul di seluruh lorong yang lengang. Semua orang tahu ada badai besar yang sedang melanda perusahaan itu—dan badai itu bernama Roni. Semalam, ia mengumumkan akan menarik seluruh kerja sama antara perusahaannya dan NCMG sebagai bentuk protes atas keputusan Arfa yang membatalkan pertunangan. Semua orang kalang kabut. Telepon tak berhenti berdering. Beberapa klien panik
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


