MEMILIH

1275 Kata

   Tengah malam akhirnya tiba, seperti perjanjian yang sudah mereka sepakati sejak siang tadi, para pria tampan nan menawan itu kini berkumpul di tengah gurun pasir.    Mereka menyalakan api unggun, lalu duduk dan memutari api itu. Pikiran mereka kini melayang jauh, menjelajahi imajinasi masing-masing. Belum ada yang berniat untuk buka suara, bahkan Idris yang ingin mengadakan pertemuan ini saja belum menunjukkan reaksi.    Lexus masih tenggelam dalam kejadian beberapa jam lalu, setiap kata, tindakan, reaksi, dan bagaimana kejadian itu berlangsung masih terukir sangat jelas di benaknya. Pria itu juga terlihat tidak terlalu bersemangat, ia terjebak dalam satu kubangan lumpur dan tidak menemukan cara untuk terbebas.    “Ehem!” Deheman itu akhirnya memecah suasana yang tadinya agak sedi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN