Ruangan kamar masih tetap sama, tiga belas orang pria tampan juga sedang menghabiskan waktu dengan gadis pujaan mereka di ruangan itu. Pintu menuju balkon terbuka, angin masuk dan membawa rasa sejuk bagi kulit mereka. Argai kini berbaring dengan posisi telentang, sedangkan Lux menungging, dan tetap menjilati kejantanan milik pria itu. Di bagian belakang Lux, Escalus sedang memasukkan kejantanannya ke dalam liang kewanitaan Lux. Lux memasukkan kejantanan Argai ke dalam mulutnya, gadis itu juga tak lupa memainkan kedua bola kembar yang ada pada pangkal batang surga milik kekasihnya. Mata Lux terpejam, ia merasakan kejantanan Escalus mulai bermain pada kewanitaannya. “Ah ... kau masih saja sesempit ini, Aoelian.” Escalus mulai menggoyangkan pinggulnya, kedua tangan pria itu

