KELHZ Apartement, Spain
Seseorang mengetuk pintu, dan membuat Debbie tersadar dari lamunannya. Trevroy baru sampai dengan kaos yang membungkus badannya. Trevroy terlihat begitu mempesona dan menawan.
Debbie mempersilahkan Trevroy masuk,membiarkan Trev duduk disofa . Debbie menutup pintu dan menuangkan tequila ke gelas yang berada dimeja.
Debbie menyuruh Trev untuk meminumnya agar terasa lebih rileks dan keadaan tidak terlalu canggung nantinya.
Debbie mendekat pada Trev, menyentuh kulit halus Trev. Trev menatapnya intens sesaat , kemudian ia memegang tangannya ,menghentikannya untuk bermain. "There's no point of you seducing me , darling, " ujar Trev.
"So are you a gay, baby?"tanya Debbie. Trev tidak menjawab untuk sesaat.
"No, I'm not a gay either. I just got no interest on human on earth such as woman,"balas Trev.
"But why?"tanya Debbie karena ia merasa penasaran.
"Because woman are just fools, and is there just for money, "jelas Trev.
"What makes you think that way?" tanya Debbie karena merasa semakin penasaran dengan sosok Trev.
"Something,"balas Trev singkat
"Kenapa kamu mau tidur dengan saya daripada menerima uang berpuluhan nol dibelakang?"tanya Trev , dia sendiri penasaran , karena ada seseorang yang lebih memilih tidur dengannya daripada uangnya. Karena yang ia ketahui, setelah meniduri perempuan, kita tetap harus berakhir membayar dirinya.
"Karena menurutku, kamu lebih menawan dan menggoda daripada uang. Kamu membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama,"jelas Debbie panjang lebar.
"Are you sure karena itu?"tanya Trev meragukan penjelasan Debbie yang panjang tadi.
"Ya, Apa sekarang kamu akan tidur denganku?" balas Debbie singkat sambil tersenyum sinis. Trev tidak membalas sekatapun.
Debbie bangkit dari kursi , dan pergi menuju dapur di apartemennya, menyiapkan dua piring spagetti carbonara untuk siap disantap.
"Makanlah. Aku tidak akan tidur dengan orang yang tidak akan mau meniduriku. Nikmati saja makanannya,"ujar Debbie
Trev terkejut dan bingung diwaktu yang bersamaan , Ia memakan spagetti itu dengan pelan sambil menatap Debbie.
"Kenapa kamu tatap tatap gitu? Tertarik dengan saya?"tanya Debbie melemparkan senyum tipisnya
"Nga."balas Trev singkat
Seusai Trev makan, ia langsung menanyakan tujuan awalnya.
"Kamu akan membersihkan nama sayakan dari berita hoax tersebut?"tanya Trev dengan wajah datar.
"Okay, besok . Siapkan saja konfrensi persnya," ujar Debbie
Trev merasa lega karena Debbie bersedia untuk mengklarifikasi berita hoax tersebut.
~
Jhonson Group, Spain
Blitz kamera sudah bertebaran memenuhi hall utama Jhonson Group. Para wartawan berebut mendapatkan barisan depan agar dapat menyunting Trevroy secara ekslusif.
Dengan jas hitam yang sempurna , sepatu yang mengkilau dan tataan rambut yang rapi, Trevroy Jhonson memasuki hall tersebut.
Tak lama kemudian, seorang gadis mengikutinya, yang tak lain dikabarkan sebagai perempuannya, Debbie Warouw.
"Apa ini perempuan anda?" "Apa anda akan mengklarifikasi ini?" "Apa dia pacar anda?""Sudah berapa lama kalian berhubungan?" Para wartawan berebutan menanyakan soal kepada Trev.
Bodyguard Trev berusaha menghentikan kekacauan itu.
Trevroy menjelaskan.
"Selamat pagi, Saya Trevroy selaku CEO dari Jhonson Group hari ini akan mengklarifikasi sesuatu. Mengenai perkara yang tertulis di spainnews.com, saya mempersilahkan orang disebelah saya ini untuk menjelaskan," ujar Trev dengan penuh kepercayaan diri dan dirinya mempersilahkan Debbie maju.
Debbie dengan balutan dress warna biru tua dan pony tail tinggi membuat dia terlihat seperti wanita elegan yang berkarakter luar biasa.
"Selamat siang, terima kasih Tuan Jhonson mempersilahkan saya menjelaskan semuanya. Saya adalah Debbie Warouw, putri tunggal dari Abrahan Warouw dari The Warouw's . Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya dan tuan Jhonson sudah memiliki hubungan sejak lama. Namun, kami menjalaninya secara diam-diam karena ibu saya Regita Aurora Warouw tidak merestui hubungan kami," jelas Debbie dengan keberanian penuh.
Trevroy mengepalkan tangannya.
Sial!!! umpat Trev dalam hati karena bodohnya ia mempercayakan orang lain. Dia bahkan nyaris kehilangan kata-kata.
"Oh jadi mereka sudah berhubungan sejak lama" "Sudah punya rencana pernikahan?" "Mengapa orang tua anda tidak menyetujui hubungan kalian"" Nyonya Warouw" pertanyaan terus berangsur tanpa henti.
Akhirnya Trevroy maju dengan menjelaskan.
"Itulah kebenarannya, untuk kelanjutan hubungan kami, saya percaya itu ada rahasia pribadi kami. Kami mohon untuk tidak membongkarnya lebih dalam lagi. Sekiranya kami akan memberi penjelasan lebih detail nantinya. Terima Kasih." Trevroy bergegas meninggalkan hall tersebut dengan amara namun tetap berusaha membuat wajahnya sedatar mungkin.
"Aku bersumpah akan membuat hidupmu menderita Debbie, kau mengkhianati seseorang yang kau lupa bisa menghancurkanmu,"bisik Trevroy
"Coba saja, kita baru memulainya," balas Debbie