Chapter 4 : Game begins!

403 Kata
"Aku bersumpah akan membuat hidupmu menderita Debbie, kau mengkhianati seseorang yang kau lupa bisa menghancurkanmu,"bisik Trevroy "Coba saja, kita baru memulainya," balas Debbie - Jhonson Group,Spain Trevroy kemudian menarik tangan Debbie dan membawanya ke ruangan di gedung bagian B. Dimana seperti yang dijelaskan sebelumnya,hanya dirinya dan Barbara yang bisa masuk dan keluar. "Akh.. sakit," desah Debbie pelan, agar Trevroy tidak mendengarnya dan terkesan lemah nantinya. Trevroy membuka ruangannya dan mendorong Debbie ke sofa. Debbie tentu terkejut. Trev mendorongnya dengan begitu kuat. "Aku akan membuatmu membayarnya mahal, Nona Warouw,"ujar Trevroy dengan nada datar. Debbie mulai merasa takut ,namun ia tidak ingin bau ketakutannya tercium oleh Trevroy. "Aku tahu kau takut, jantungmu berdebar cepat. Aku bisa melihat itu semua dari keringat yang kau teteskan. Jangan membasahi sofaku," ujar Trevroy sambil tersenyum sinis menatap Debbie yang berusaha tenang. "Aku akan pergi dari sini, " Debbie bangkit dan berjalan keluar. "Coba saja , Ms.Warouw," balas Trevroy. "Kenapa aku bahkan tidak bisa keluar dari sini?"tanya Debbie. "Hanya aku yang bisa mengeluarkanmu dari sini. Selamat kau orang ketiga setelah sekretaris pribadiku. Kubawa kesini. Sayangnya kau tidak bisa keluar dari sini tanpa diriku,"jelas Trevroy "Kenapa?"tanya Debbie heran .  "Karena gedung ini diakses oleh iris mataku. Jika mataku sedang sakit maka sidik jariku pun bisa. Namun tidak mudah membukanya dengan sidik jariku , Haha,"jelas Trevroy sambil tertawa terbahak bahak karena melihat Debbie yang menjadi ketakutan. "Duduklah," pintah Trevroy  "Sebagai pasanganmu ,aku tentu bisa melakukan apapun denganmu,"lanjut Trevroy. Trevroy mendekat pada Debbie, mendekat sehingga begitu dekat. Bahkan bibir mereka nyaris bersentuhan. Trevroy lalu mengesampingkan wajahnya lalu membisikkan sesuatu. "The game begins!"bisik Trevroy Debbie hanya menjauhkan dirinya dari Trevroy dan hanya menatap Trevroy sinis. "I dare you!" balas Debbie dengan berani. Dengan suaranya yang lantang,menambah auranya dan membuatnya terlihat begitu berani. Debbie mungkin berani, namun jantungnya juga ikut ragu akan hal itu. Ia merasakan suatu aura ketakutan yang luar biasa. "Aku akan mengantarmu keluar dari gedung B ini, asalkan kau mau menyetujui syaratku," ujar Trevroy "Apa?"tanya Debbie "Sebagai pasangan didepan publik, kau harus makan malam denganku nanti malam dan kau harus menerimanya,karena kau yg memulainya,"ujar Trevroy "Tentu, lagipula itu bagus. Kita bisa melanjutkannya ke hotel nanti. Lalu kau tau lah kita bisa melakukan apa disana,"balas Debbie sambil tertawa terbahak-bahak Trevroy hanya tersenyum tipis. Let's see, batin Trevroy. Trevroy memegang erat tangan Debbie kemudian mengantarnya keluar dari gedung bagian B. Debbie hanya tersanjung melihat kecanggihan perusahaan Jhonson ini. Bahkan perusahaan Warouw tidaklah sekeren itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN