Kakek mengembuskan napas gusarnya. Ia langsung pulang ke rumah setelah mendapat kabar, jika cucu perempuannya mengurung diri di dalam kamar mandi hingga tak sadarkan diri. Ia tak menyangka, jika kebiasaan Riska sejak kecil, telah melekat di dalam dirinya. Dulu, sewaktu mereka masih tinggal bersama, Riska sering dimarahi oleh sang Mama karena kenakalannya. Bahkan, Rini berencana akan hamil lagi untuk memberikan adik untuknya. Namun, respon Riska sangat luar biasa. Ia menolak keras jika sang Mama akan memberinya adik. Karena dirinya hanya ingin menjadi anak tunggal. Kala itu, Riska membanting semua barang disekitarnya. Kemudian, berlari ke dalam kamar mandi dan menguncinya dari dalam. Selama berjam-jam ia di sana, tanpa ingin beranjak sedikit pun. Orang-orang rumah mulai membujuknya untuk k

