Ustadz Rifki dan tiga sahabatnya berada di toko sarung batik. Ia sengaja datang ke toko yang kembali dikelola oleh sang Ayah untuk mengecek stok sarung yang tersisa. Selain itu, ia juga ingin tahu kemajuan usaha keluarga kepada mereka yang dipercaya menjadi kaki tangan selama dirinya tinggal di Jakarta. "Alhamdulillah, Rif, banyak yang order online. Ayah kamu aja, sampe nambah karyawan." ucap Fatur pada sahabatnya yang mengecek stok sarung di gudang. Di belakangnya, ada Asep yang tengah menggali emas. Lain halnya dengan Galih yang duduk lesehan sembari bersandar pada dinding dan memejamkan kedua matanya. Akhir-akhir ini, mereka kurang tidur karena mengurusi pesanan online yang semakin membludak. Mereka bersyukur namun dibalik itu, tenaga mereka juga yang terkuras. "Alhamdulillah. Tapi,

