Nasihat Hesti dan Mas Evin

1860 Kata

“Jadi, Reza ini Ustaz juga?” tanyaku dengan hati-hati.     “Ya begitulah Kak. Bantu mengelola di TPQ kami, sebagai pengganti Mas Abyan.” Nisa berkata dengan suara bergetar.     “Maafkan aku, ya, nggak tahu kalau ternyata Ustaz. Maaf tadi lancang. Harusnya aku bisa menduga kalau suami kamu seorang ustaz.” Aku merasa sangat bersalah pada Ustaz Reza.       Tak lama kemudian, terdengar suara Cika memanggil Nisa dan suaminya.     “Ustaz dan Ustazah. Wah, asyik Cika kedatangan tamu istimewa.” Cika bersorak senang saat tahu Nisa dan Ustaz Reza yang bertamu.       “Assalamualaikum, Cika Sayang,” sapa Nisa.       “Waalaikumsalam Ustazah.” Cika mencium tangan Nisa dengan takzim. Ya Allah gadis sekecil ini sudah sangat paham akan sopan santun pada gurunya.       “Kok, Ustaz

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN