Nadia keluar dari rumah sederhananya dengan membawa sebuah koper, sebelah tangannya menggandeng tangan Nada yang membawa ransel kecil di punggungnya. "Inget ya, disana Nada jangan nakal, kalau ditanya jawab yang sopan." sepanjang perjalanan menuju mobil Rendi, Nadia mengingatkan Nada kembali, agar menjaga sikapnya di depan keluarga Rendi. "Iya, Ma." Di ujung gang Rendi mengerutkan kening saat melihat Nadia membawa Nada. "Nada ikut?" "Mas bilang gak masalah kan?" Nadia bertanya dengan serius. "Aku gak bisa ninggalin Nada sendiri ..." "Gak masalah." Rendi meraih koper Nadia untuk dia masukan ke dalam bagasi, "Nada di depan sama Mama kan?" karena perjalanan cukup jauh, jadi Rendi tak ingin sesuatu terjadi pada bocah lima tahun itu. "Iya, Om." Nada tersenyum manis. Rendi mengusak rambu

