PART 56 - Pulang dan Rumahnya

2140 Kata

Kaelan tersenyum lebar ketika melihat seorang perempuan mengangkat papan nama besar dengan tulisan "Adikku Tersayang, Kemarilah!" di depan pintu keluar bandara. Saat melihat dirinya, kakaknya itu langsung berlari dan tanpa Kaelan duga - Karin memukul pantatnya. "Dasar anak nakal! Kenapa kamu kembali? Aku kira kamu bakal menua di negeri orang," kata Karin. Kaelan memeluk kakaknya itu. Tanpa sadar sangat merindukannya. Beberapa kali kakaknya datang mengunjunginya di Los Angeles, tapi kakaknya itu tak pernah tinggal lebih dari dua hari. Mereka tidak punya banyak waktu dan Kaelan juga disibukkan dengan kuliahnya ketika kakaknya datang. Kini, Kaelan sudah lulus dan tiga tahun telah berlalu. Dia kembali karena ada sesuatu yang harus ia dapatkan kembali. "Aku sudah bosan di LA. Uangku sudah ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN