PART 52 - Keputusan Kaelan

1801 Kata

Kaelan tak terbiasa bermimpi. Saat teman-temannya di sekolah bercerita tentang mimpi mereka, Kaelan tak bisa menceritakan apapun karena ia tak pernah bermimpi. Kaelan juga tak terlalu ingin bermimpi karena menurut Kaelan mimpi itu tak berguna. Saat bangun, mimpi itu tak akan menjadi apa-apa. Jika mimpi buruk, itu hanya akan membuat harinya semakin buruk. Dan jika ia bermimpi baik, itu semakin membuat perasaan buruk karena sadar hal baik itu hanya mimpi. Begitulah arti mimpi bagi Kaelan. Sesuatu yang tak berarti dan tak pernah ia inginkan. Hingga beberapa hari yang lalu, saat laki-laki itu demam tinggi, Kaelan bermimpi untuk pertama kalinya. Mimpi yang benar-benar terjadi di bawah alam sadarnya. Entah bagaimana, dalam mimpinya, Kaelan tahu dia hanya bermimpi. Tapi tetap saja Kaelan senang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN