Yasmin baru turun dari kamarnya ketika mendengar suara keributan di bawah. Perempuan itu dengan cepat menuruni tangga. Melihat Yasa berusaha menutup pintu rumah, sedangkan orang di balik pintu itu berusaha membukanya. "Dengar Yas, aku hanya ingin bertemu sebentar sama Yasmin. Aku hanya butuh lima belas menit. Biarkan aku bertemu Yasmin lima belas menit," kata laki-laki yang suaranya sudah Yasmin kenal baik. "Pergilah, Kaelan. Kakakku tidak ingin bertemu denganmu! Apa kamu masih tak mengerti?" Yasa mendorong pintu dengan sekuat tenaga. "Yasmin tak ingin bertemu denganmu, Bodoh! Jadi lepaskan tanganmu sekarang jika tak mau terjepit pintu, Kaelan!" ujar Yasa. "Yas, sebentar saja. Aku hanya ingin berpamitan.Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal pada Yasmin," kata Kaelan lagi. "Kenapa

