PART 37 - Firasat

1934 Kata

Yasmin juga menginginkannya. Perempuan itu mengakui kalau dirinya juga menginginkan Kaelan. Kaelan tahu ia harus mengatakan sesuatu, membalas perkataan Yasmin, tapi mulutnya tak mau bergerak. Apalagi bekas hangat kecupan Yasmin masih tersisa di bibirnya. Yasmin menutup wajahnya dan berbalik membelakangi Kaelan. Membuat Kaelan kehilangan pemandangan wajah cantik perempuan itu. "Aku benar-benar sudah gila! Kenapa aku melakukan ini!" kata Yasmin pada dirinya sendiri. Entah kenapa, perkataan Yasmin membuat Kaelan tersenyum tipis. Merasa Yasmin sangat ingin menciumnya hingga melakukan itu. Kaelan pun memutar tubuh Yasmin dan menurunkan tangan Yasmin dari wajahnya. "Apa itu yang kamu sebut ciuman?" tanya Kaelan. Yasmin menggigit bibirnya, "Berhentilah menggodaku karena ini," kata Yasmin. K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN